Puisi Cinta/Sedih | Mencintai Yang Terbunuh

Mencintai yang Terbunuh

Oleh : Vinwi Lee

 

                                  

Kehadiranmu membuatku terjatuh dalam luka

Meski torehan kesedihan itu bukan darimu

Kenapa kau menyakiti kegelisahanku

Kegelisahan yang tak terkenang karena perasaanmu

Sungguh aku cemburu dengannya , walau kita tak mengenal

Pedih perasaanku

Aku berharap akan datang hari dimana kita dapat saling mengenal

Dan kau mengetahui perasaanku yang telah ku lipat rapi di lemari hatiku

Aku tahu kau tak mengenalku tapi kau tahu diriku

Aku benci disaat melihatmu, disaat kita berpapasan dijalan

Betapapun aku takut kehilanganmu

Aku lebih takut memilkimu, namun aku ingin mencintaimu

Iklan

Puisi Cinta | Idolaku

Idolaku

Oleh : Sri Pratiwi

 

 

Kau idolaku, Inspirasiku, bukan penyemangatku

Berawal dari sebaris hal kecil di naluri

Berlanjut menjadi idola yang sangat kukagumi

Kotak, biru, ungu dan merah

Hanya itu yang nampak dari dirimu

Mata salju membulatkan kebekuan air es

Yang ku balut dengan kedinginan tatapan kagum

Meski air es itu tak dapat membeku sempurna

Ku tetap menyelimutinya dengan kedinginan

Tak kusangka kau hadir menjadi idolaku

Kekaguman yang hanya kutujukkan untuk dirimu

Apakah kau tahu aku berada di sekitarmu

Apakah kau melihatku didekatmu, idolaku

Sempat kekaguman itu berubah menjadi perasaan suka

Namun masih dapat ku kontrol

Karena kau hanya idolaku

Aku ingin menjadi pengagummu saja. Idolaku

Puisi Cinta | Cintai Dirimu Walau Perih

Cintai Dirimu Walau Perih

Oleh : Vinwi Lee

 

Sulit bagiku untuk jatuh cinta

Kau pertama membuatku jatuh kedalam ladang cinta

Ini pertama kalinya aku merasakan getaran yang amat menyakitkan

Sungguh aku tak percaya kau hadir diladang cintaku

Aku tak tahu apa maksud tatapanmu

Aku ingin kau menghampiriku dan menyapa

Bukan hanya memandangiku saat kita bertemu kemudian kau berlalu sangat cepat

Aku tak tahu perasaanmu, aku tak ingin tahu

Semua itu tak penting bagiku namun membuatku gelisah

Setiap hari mencoba mencari dirimu

Walau pada akhirnya aku bersembunyi atau berpura-pura tak melihat

Kau orang yang pertama kali membuatku memikirkan hal bodoh seperti cinta

Mencintaimu sangat menyakitkan bagiku

Sungguh membuat perasaanku terisis oleh silet kecil yang sangat tajam

Tak sedikitpun berharap dapat memilikimu

Aku hanya ingin kau mengenalku

Mengenal diriku yang mencintaimu untuk pertama kalinya

Sekian lama aku bertahan untuk tak mengenal kata “ Mencintai seseorang “

Hanya fokus dengan hidup yang harus kuperbaiki

Tapi kau datang dengan mudahnya dan menghancurkan pertahananku

Sungguh tak ingin bagiku terjun kedalam kata-kata itu

Walau aku masih tetap menyayangimu

Puisi Akrostik/Cinta | Separuh Aku

Separuh Aku

Oleh : Vinwi Lee

 

 

Sangat pedih hatiku mengharapkanmu

Embun pagi yang terus mengikis perasaanku

Petikan hujan ku nantikan sebuah harapan

Agar kau tahu aku menyayangimu

Riasan kepalsuan yang menghadang

Untuk ku hapuskan demi dirimu

Hati yang terus menangis tanpamu

Akan selalu bertahan menanti dirimu

Kala kau tak lagi memandang diriku

Ukiran perasaan ini yang hanya akan terkenang

Puisi Cinta/Sedih | Akhir Cintaku

Akhir Cintaku

Oleh : Vinwi Lee

 

Indah terasa aku dapat mengenalnya

Menanam sebuah rasa karena ketidaksengajaan

Hari hari ku terlukis bahagia mencintainya

Walau tak pernah terbukakan matanya untuk memandangku

Aku tak peduli selama aku masih bisa melihatnya

Aku menyayanginya hingga aku membencinya

Kini aku lelah menanam cinta yang tak kunjung tumbuh

Hari ini kudapatkan sebuah hadiah istimewa

Hadiah yang cukup membuatku menggambarkan seutas senyuman

Akhirnya aku bisa berhenti mencintainya

Setelah aku tahu dia sudah sangat bahagia

Walau bukan bersamaku