Puisi Akrostik | Melodi Penantian

Melodi Penantian

Oleh : Vinwi Lee

 

Mentari pagi kini tengah menonton kesedihan cintaku

Enggan menyelimuti hati dengan kehangatan kasihnya

Langit cerah yang menari ikut terjatuh dalam kegelisahan

Oksigen embun membeku penuh belenggu murka

Daun-daun hijau besenandung tertidur di dalam udara

Irama hati yang terus mengikis air mata harapan

Pilu hati ini terus memanggil keajaiban cinta

Entah sampai kapan kan menunggu pulangnya rindu

Nyanyian kesedihan terus melukis kehancuran rasa

Angan fikir yang  duduk terdiam menusuk hati

Namun akan tersenyum untuk menggambar sebuah hasil

Tiba hari aku tak sanggup bangun dari sekap harapan

Indah bayangan itu memudar menjadi tetes embun kehancuran

Akhir yang kugenggam mati bersama senyuman palsu membuat

Nadi cinta hatiku putus ketika semua harapan menggambarkan kepalsuan

Iklan

Puisi Akrostik | Merindukanmu

Merindukanmu

Oleh : Vinwi Lee

 

Masih terkenang wajahmu didalam hati rinduku

Entah sampai kapan aku kan menunggumu

Rasa yang hanya diriku seorang yang menyimpannya

Ingin diriku kau tahu perasaan membelenggu ini

Naluriku selalu memikirkan kepalsuan hati

Disaat aku mulai takut akan hati ini

Untuk terus merawat perih cintaku

Kala sakura tak menampakkan diri di musin semi

Aku disini duduk menggenggam kesedihan rinduku

Namun kau tak pernah mengobati hatiku

Matahari yang terus membakar cintaku hingga berabu

Untaian kata rindu yang menyelimuti dingginnya keperihan

 

 

 

 

Puisi Akrostik | Super Junior

Super Junior

Oleh : Vinwi Lee

SUPER_JUNIOR

 

Sungguh tak pernah terfikir aku menjadi keluargamu

Untuk mencintai dan mendukungmu selama ku bisa

Perisai hatiku menginginkanmu didekatku

Engkau yang membuatku berarti di dalam kesepian

Rasa yang membelenggu  tak terbalaskan

      Jauh didalam fikiranku

      Usaha yang terus kulakukan untuk mencintaimu

      Namun mungkin tak kan ku torehkan lagi dimasa depan

      Inginku memelukmu, melihatmu bersama-sama

      Omongan yang membuatku tersakiti karena hinaan untukmu

      Rasa yang kan ku lukiskan selama aku menjadi teman abadimu

 

Puisi Akrostik/Cinta | Separuh Aku

Separuh Aku

Oleh : Vinwi Lee

 

 

Sangat pedih hatiku mengharapkanmu

Embun pagi yang terus mengikis perasaanku

Petikan hujan ku nantikan sebuah harapan

Agar kau tahu aku menyayangimu

Riasan kepalsuan yang menghadang

Untuk ku hapuskan demi dirimu

Hati yang terus menangis tanpamu

Akan selalu bertahan menanti dirimu

Kala kau tak lagi memandang diriku

Ukiran perasaan ini yang hanya akan terkenang